- Gereja Kemuliaan Sion

- Dec 21, 2025
- 2 min read
21 Desember 2025
Zakh. 1:1-21
Why. 12:1-17
Mazmur 140:1-13
Amsal 30:17
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah. ---1 Yohanes 4:1
Untuk Direnungkan: Harapan dapat mengarah menjadi realita.
Seringkali seakan-akan terdapat suara kecil dalam kepala kita, memberitahu bahwa sesuatu akan gagal, bahwa kita tidak cukup mampu untuk melakukan sesuatu, atau bahwa kita tidak akan menjalankannya dengan baik karena kita berkali-kali gagal di masa lalu. Jangan memilih untuk mendengarkan suara itu! Jangan biarkan kata-kata itu membentuk harapan Anda untuk masa depan.
Penting untuk dimengerti bahwa harapan kita merubah struktur dari otak kita dan mengakibatkan hasil secara fisiologi dan kognitif. Jika asosiasi dalam struktur otak ini positif, dikenal sebagai efek placebo. Intinya, jika kita belajar untuk mengharapkan hal-hal yang baik, maka hal-hal baik akan mulai terjadi, seperti lebih banyak energi, fungsi imun yang bertambah, dan kinerja mental dan fisik yang lebih baik. Tetapi yang kebalikannya juga adalah benar, jika berpikir hal-hal buruk akan terjadi, seringkali mengakibatkan hal-hal buruk terjadi --- ini dikenal sebagai efek nocebo.
Ketakutan adalah nyata dan dapat membangun asosiasi terpelajar dalam otak yang akan mempengaruhi pikiran-pikiran, kata-kata dan kelakuan di masa depan, Harapan buruk dapat menciptakan realitas buruk, tetapi tidak seharusnya demikian! Jangan biarkan ketakutan masa lalu atau sekarang menentukan masa depan Anda. Gunakan pikiran kuat Anda untuk merubah cara Anda melihat masa depan. Ini bukan hukum daya tarik yang sederhana atau angan-angan. Jika harapan Anda sesuai dengan kepercayaan dan tujuan Anda yang sejalan dengan kasih Tuhan, Anda dapat melakukan yang mustahil dan merubah dunia menjadi lebih baik.
Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

