top of page
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 7, 2025
  • 1 min read

7 Desember 2025


Hos. 6:1-9:17

3 Yoh. 1:1-15

Mazmur 126:1-6

Amsal 29:12-14


Harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik,--harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.--- 1 Petrus 3:11


Untuk Direnungkan: Kita dapat memilih untuk damai tanpa menghiraukan keadaan kita.

Setiap orang mempunyai keseimbangan elektro kimia saat dalam keadaan damai. Kita harus selalu mencari damai ini dengan mengingat bahwa kita tidak dapat mengontrol keadaan kita (situasi dan sesama) tetapi kita dapat memilih untuk mengendalikan reaksi (sikap) kita terhadap keadaan tersebut.


Semakin kita mencari dan mengikuti rasa damai ini, mengizinkannya membimbing pikiran kita, semakin kita dapat berpaling dari reaksi “jahat” seperti kepahitan, kebencian dan tidak mengampuni, dan semakin kita akan menyatakan kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita melalui keputusan-keputusan dan reaksi-reaksi yang bijaksana.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 6, 2025
  • 1 min read

6 Desember 2025


Hos. 4:1-5:15

2 Yoh. 1:1-13

Mazmur 125:1-5

Amsal 29:9-11


"Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati." - 1 Petrus 3:8


Untuk Direnungkan: Roh Kudus dapat membantu kita untuk saling mengasihi.

Tetapi Anda tidak tahu betapa sulitnya mengasihi orang itu! Anda tidak tahu apa yang telah mereka lakukan padaku! Jika Anda mendapati diri Anda berpikir demikian, saya mengerti. Orang bisa menjadi sulit untuk dihadapi. Tanpa hikmat dan tuntunan Tuhan, kita semua dibiarkan untuk mengasihi dan memahami orang-orang dalam hidup kita dari sumber kebaikan dan kasih sayang kita sendiri. Dan bagi kebanyakan dari kita, sumur itu tidak akan pernah cukup dalam. Kita tidak dapat mengasihi orang lain sebagaimana Allah memanggil kita melalui kekuatan dan kemauan kita sendiri—kita membutuhkan kekuatan, belas kasihan, dan kasih dari Roh Kudus untuk membimbing pikiran dan memimpin kita.


Berlatihlah menjangkau dan mengasihi orang-orang yang tidak selalu mudah untuk dikasihi. Pikirkan betapa menakjubkan dan fokusnya perasaan Anda ketika Anda berusaha untuk benar-benar menjangkau seseorang dan mencoba memahami orang yang sulit itu. Wawasan yang Anda peroleh tentang diri Anda mungkin akan mengejutkan Anda!


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 5, 2025
  • 1 min read

5 Desember 2025


Hos. 1:1-3:5

1 Yoh. 5:1-21

Mazmur 124:1-8

Amsal 29:5-8


Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati. - 1 Petrus 3:8


Untuk Direnungkan: Kita meningkatkan tingkat kesembuhan ketika menjangkau untuk membantu orang lain di saat-saat kita yang sulit

Pernahkah Anda membantu seseorang yang membutuhkan, atau menghabiskan hari di tempat penampungan atau dapur umum? Tidak ada yang bisa menggantikan perasaan pada waktu kita menjangkau dengan kasih. Saat-saat ini adalah saat yang berharga—saat-saat ketika kita dapat merasakan kehadiran surga di bumi.


Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa ketika kita melakukan hal-hal baik dan menjangkau dengan kasih, endorfin dan serotonin dilepaskan yang membuat kita merasa hebat. Bahan kimia ini mendetoksifikasi otak, menyembuhkan kita, dan meningkatkan motivasi dan kebijaksanaan kita, membantu kita menegosiasikan kehidupan dengan lebih sukses. Bergeraklah dalam kasih adalah komponen penting untuk kehidupan yang baik!


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
bottom of page