- Gereja Kemuliaan Sion

- Jan 11
- 1 min read
11 Januari 2026
Kej. 24:52-26:16
Mat. 8:18-34
Mazmur 10:1-15
Amsal 3:7-8
Maka janganlah najiskan negeri tempat kedudukanmu, yang ditengah-tengahnya Aku diam, sebab Aku, Tuhan, diam di tengah-tengah orang Israel.--- Bilangan 31: 34
Untuk Direnungkan: Cara kita memperlakukan dunia dimana kita hidup terbentuk dari pikiran kita yang membentuk sikap dan pandangan dunia kita.
Tuhan selalu memperhatikan, Ia melihat semua dan menjunjung tinggi semua keberadaan sebagai logo. Ia ada sebelum waktu mulai; seluruh dunia muncul melaluiNya dan melalui kasihNya. Ia selalu hadir; Ia mengetahui pikiran kita yang sedalam-dalamnya, setiap perkataan kita; Ia hidup diantara kita.
Kita harus selalu memperharui pikiran kita, merangkul pikiran kita dan memilih kasih karena kita dibentuk untuk mengasihi. Kita dibentuk untuk mengakses realitas ilahi yang hidup di antara kita. Kita dirancang untuk mengaitkan diri kepada kasih Allah.
Jika kita tidak bertindak dengan cara yang penuh kasih terhadap semua ciptaan, kita menajiskan tidak hanya diri kita sendiri tetapi juga seluruh bumi. Jika kita tidak menghiraukan rancangan kasih, kita lupa siapa kita sebenarnya, memilih secara bodoh dan membawa rasa sakit dan kekacauan ke dalam dunia. Pikirkan akibat perubahan iklim yang dibuat oleh manusia, misalnya, dan dampaknya terhadap semua makhluk hidup secara global.
Tetapi jika kita memilih untuk mengikuti Mesias, kita membangun hubungan dengan Tuhan --- menjadi diri kita yang sejati dan merubah dunia menjadi lebih baik. Kita membawa budaya dan keindahan sorga ke bumi, menciptakan taman-taman Eden kecil dimanapun kita tinggal.
Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

