top of page
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 8
  • 1 min read

8 Januari 2026


Kej. 18:20–19:38

Mat. 6:25-7:14

Mazmur 8:1-9

Amsal 2:6-15


Enam harilah lamanya engkau melakukan pekerjaanmu, tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya lembu dan keledaimu tidak bekerja --- Keluaran 23:12


Untuk Direnungkan: Seperti segala sesuatu, kita perlu beristirahat.

Dalam dunia modern, menyelesaikan aktivitas sehari-hari hampir adalah ide revolusioner. Budaya kita mengatakan : ayo kerjakan lebih banyak, lebih banyak, lebih banyak. Kita perlu lebih banyak uang, lebih banyak mobil, lebih banyak rumah, lebih banyak hari libur, lebih banyak pakaian, lebih banyak waktu. Semua ini adalah mengenai konsumsi, bahkan konsumsi terhadap manusia (pikirkan mengenai penjajahan manusia).


Tetapi kerajaan sorga adalah mengenai pelayanan. Pelayan yang bijaksana tidak hanya mengambil dari dunia atau dari diri mereka sendiri. Mereka memberi. Mereka menanggapi dengan kasih, mereka mengerti bahwa kwantitas bukan semuanya, dan mereka mengakui keperluan beristirahat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi setiap makhluk hidup, termasuk “lembu dan keledai.”


Sebagai pembawa citra Allah, kita harus sadar akan cara kita memperlakukan diri sendiri dan dunia yang diciptakan, kita perlu memikirkan bagaimana kita memperlakukan ciptaanNya. Bertolak belakang dari yang dikatakan oleh kerajaan-kerajaan dunia, ini bukan mengenai “ aku” atau “ lebih banyak, lebih banyak, lebih banyak”. Ide mengenai sabat adalah penting karena itu mengajarkan bukan hanya beristirahat dalam arti modern, tetapi juga untuk menghormati setiap makhluk hidup, termasuk otak dan tubuh kita, yang di rancang untuk beristirahat.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 7
  • 1 min read

7 Januari 2026


Kej. 16:1-18:19

Mat. 6:1-24

Mazmur 7:1-17

Amsal 2:1-5


Kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marlah kita cari nama”. --- Kejadian 11:4


Untuk Direnungkan: Anda menciptakan suatu realita dengan pikiran Anda.

Pikiran, perasaan dan pilihan Anda menciptakan realita. Memori fisik Anda terbuat

dari protein yang diekspresikan dengan gen, yang dinyalakan atau dimatikan oleh pikiran

Anda. Pikiran ini menghasilkan buah: perkataan dan tindakan yang menggambarkan kepribadian Anda, yang dibangun oleh pikiran Anda.


Pertanyaannya adalah realita yang seperti apa yang sedang Anda ciptakan? Apakah

Anda menciptakan menara Babel dengan pikiran Anda, yang menyembah dan mengasihi

ciptaan daripada Penciptanya? Atau Anda sedang menciptakan komunitas yang penuh kasih Allah, dimana kasih dari sorga dan keindahan bumi bertemu? Apakah Anda hidup untuk mencari nama untuk diri sendiri atau hidup dengan penuh kasih? Pikiran Anda luar biasa kuat, jadi berhati-hatilah dengan cara Anda menggunakannya.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 6
  • 1 min read

6 Januari 2026


Kej. 13:5-15:21

Mat. 5:27-48

Mazmur 6:1-10

Amsal 1:29-33


Kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marlah kita cari nama. --- Kejadian 11:4


Untuk Direnungkan: Kekuatan bersosialisasi dengan sesama dapat digunakan untuk kebaikan atau keburukan diri kita.

Ketika kita berkumpul dalam kasih, kita dapat mengubah dunia. Tetapi seperti yang telah ditunjukkan dalam sejarah, hidup bermasyarakat juga mempunyai sisi gelap. Manusia dapat membentuk kelompok dan menyerang orang yang mereka anggap “orang asing”, atau mereka dapat berkumpul dan mendirikan kerajaan yang mendatangkan neraka, bukan sorga, ke dunia --- seperti misalnya Nazi Jerman. Sangat penting bahwa kita mengakui kekuatan hidup bermasyarakat dan bagaimana hal itu dapat digunakan untuk kebaikan atau kejahatan, untuk mengucilkan atau mengasihi. Sangat penting bahwa kita selalu meyakinkan diri bahwa pikiran, perkataan dan tindakan kita merupakan cerminan hubungan kita dengan Allah.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
bottom of page