Perspektif
- Gereja Kemuliaan Sion

- Dec 25, 2025
- 1 min read
25 Desember 2025
Zakh. 8:1-23
Why. 16:1-21
Mazmur 144:1-15
Amsal 30:29-31
Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja. - 3 Yohanes 1:2
Untuk Direnungkan: Perspektif kita sangat penting.
Kita perlu menyadari bahwa baik masyarakat maupun otak kita tidak menentukan apa yang harus kita lakukan dalam hidup kita. Kita perlu menyadari bahwa pikiran kita sendiri—dengan perspektif unik kita—dapat menghalangi kemampuan kita untuk berpikir, belajar, dan berhasil melampaui batas masyarakat mana pun. Pernahkah Anda ketika Anda melihat Instagram, dilumpuhkan oleh perasaan bahwa hidup Anda entah bagaimana tidak "sesuai dengan kualifikasi orang lain"? Pernahkah Anda merasa kewalahan di tempat kerja, dengan bos gila bergaya “Devil Wears Prada“ yang meneriaki Anda dalam siklus tanpa akhir dan tanpa arti, karena Anda merasa itu adalah jenis pekerjaan yang harus dimiliki oleh orang dewasa yang bertanggung jawab dan inilah yang seharusnya Anda lakukan? Pernahkah Anda merasa kehilangan persiapan untuk ujian yang Anda tahu akan gagal? Terkadang kita bisa menjadi musuh terburuk bagi diri kita sendiri.
Persepsi tentang lingkungan kita, ditambah bagaimana kita mengatur situasi sekitar kita dan apa yang terjadi dalam hidup kita, mempengaruhi fungsi otak dan tubuh kita. Jika Anda mengubah persepsi, Anda mengubah struktur biologis dan lingkungan sekitar. Anda menjadi penguasa hidup alih-alih menjadi korban.
Tindakan pada tingkat spiritual dan biologis diperlukan agar perubahan hidup yang sejati dan permanen terjadi.
Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf


Comments