top of page
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 27, 2025
  • 1 min read

27 Desember 2025


Zakh. 10:1-11:17

Why. 18:1-24

Mazmur 146:1-10

Amsal 30:33


Sebab itu siapkanlah akal budimu; waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.--- 1 Petrus 1:13


Untuk Direnungkan: Mengontrol pikiranmu adalah gaya hidup, bukan suatu tugas.

Ingatlah, pikiran adalah struktur nyata dalam otakmu, struktur yang tumbuh dan menjadi lebih kuat ketika Anda dalam-dalam memikirkan sesuatu. Ketika Anda berpikir, Anda mengaktifkan ekspresi genetika dan membuat protein, yang mengikat pikiranmu. Memori kita di simpan dalam komputer kwantum neuro biologi sangat kecil.


Ketika Anda memilih untuk berfokus kepada sesuatu, Anda memberinya energi kwantum dan dengan demikian, kuasa. Jika positif, maka akan menambah kesehatan mental dan fisik. Jika negatif, akan mempengaruhi kesehatanmu secara negatif, terutama jika Anda memikirkannya dalam waktu yang lama --- pada dasarnya Anda memberikan kepada pikiran tersebut kuasa atas hidupmu.


Apa yang Anda pikirkan akan menentukan tingkah laku, jadi Anda harus mengontrol pikiran setiap hari jika Anda ingin “berwaspada.” Masalah mental bukan penyakit otak yang terprogram sebelumnya, namun akibat pikiran toksik yang telah diizinkan mengamuk dalam otakmu. Anda harus berfokus kepada kasih dan karunia Allah dan contoh dari Mesias setiap hari, karena lebih banyak Anda memikirkan untuk mencerminkan kemuliaanNya, maka Anda akan mencerminkan kemuliaanNya, dengan demikian mengungkapkan kasihNya ke dunia yang rusak.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 26, 2025
  • 1 min read

26 Desember 2025


Zakh. 9:1-17

Why. 17:1-18

Mazmur 145:1-21

Amsal 30:32


Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.--- Wahyu 22:12


Untuk Direnungkan: Anda tidak dapat menghindar dari pikiran sebab Anda telah menanamkannya kedalam otak. Apa yang Anda pikirkan paling banyak akan bertumbuh dan memperoleh energi kwantum yang cukup untuk berdampak kepada pilihan hidup dan tingkah laku Anda.

Pikiran-pikiran bukan hanya pikiran. Mereka adalah benih yang engkau tanam ke dalam hidupmu, itu merupakan realita yang Anda pilih untuk dirangkul, ini semua adalah akar dari setiap tingkah laku dan perkataan kita. Anda, dengan otak yang cerdas dan kreatif, menentukan apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, yang Anda rasakan, dan apa yang Anda lakukan. Anda tidak hidup dalam sebuah matriks. Anda bebas untuk berpikir dan berkehendak.


Jika Anda memilih untuk menanam benih yang sehat ke dalam pikiran, Anda akan menuai hidup yang sehat --- dan sebaliknya. Tentu saja, memilih untuk hidup penuh kasih tidak berarti hidupmu akan sempurna dan tanpa gunung-gunung yang perlu didaki, karena dalam kebanyakan hal Anda tidak dapat mengontrol apa yang akan terjadi kepada Anda. Akan tetapi, Anda dapat mengontrol bagaimana Anda bereaksi terhadap kehidupan dengan menanamkan benih kasih sedalam-dalamnya ke dalam pikiran.


Ingatlah, reaksimu akan membentuk realitas. Sebagai manusia kita tidak dapat menghindar dari kekuasaan dan tanggung jawab untuk memilih.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 25, 2025
  • 1 min read

25 Desember 2025


Zakh. 8:1-23

Why. 16:1-21

Mazmur 144:1-15

Amsal 30:29-31


Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja. - 3 Yohanes 1:2


Untuk Direnungkan: Perspektif kita sangat penting.

Kita perlu menyadari bahwa baik masyarakat maupun otak kita tidak menentukan apa yang harus kita lakukan dalam hidup kita. Kita perlu menyadari bahwa pikiran kita sendiri—dengan perspektif unik kita—dapat menghalangi kemampuan kita untuk berpikir, belajar, dan berhasil melampaui batas masyarakat mana pun. Pernahkah Anda ketika Anda melihat Instagram, dilumpuhkan oleh perasaan bahwa hidup Anda entah bagaimana tidak "sesuai dengan kualifikasi orang lain"? Pernahkah Anda merasa kewalahan di tempat kerja, dengan bos gila bergaya “Devil Wears Prada“ yang meneriaki Anda dalam siklus tanpa akhir dan tanpa arti, karena Anda merasa itu adalah jenis pekerjaan yang harus dimiliki oleh orang dewasa yang bertanggung jawab dan inilah yang seharusnya Anda lakukan? Pernahkah Anda merasa kehilangan persiapan untuk ujian yang Anda tahu akan gagal? Terkadang kita bisa menjadi musuh terburuk bagi diri kita sendiri.


Persepsi tentang lingkungan kita, ditambah bagaimana kita mengatur situasi sekitar kita dan apa yang terjadi dalam hidup kita, mempengaruhi fungsi otak dan tubuh kita. Jika Anda mengubah persepsi, Anda mengubah struktur biologis dan lingkungan sekitar. Anda menjadi penguasa hidup alih-alih menjadi korban.


Tindakan pada tingkat spiritual dan biologis diperlukan agar perubahan hidup yang sejati dan permanen terjadi.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
bottom of page