top of page
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 5
  • 1 min read

5 Januari 2026


Kej. 11:1-13:4

Mat. 5:1-26

Mazmur 5:1-12

Amsal 1:24-28


Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. --- Kejadian 9: 9-10


Untuk Direnungkan: Kepercayaan kita membentuk bagaimana cara kita berpikir, berbicara dan bertindak.

Sesudah air bah di Kejadian, Tuhan membuat perjanjian dengan seluruh dunia. Dia berjanji tidak akan memusnahkan ciptaan lagi --- Dia peduli akan setiap makhluk hidup. Karena manusia dibuat menurut gambar Allah dan sebagai penerima perjanjianNya, yang di genapkan melalui kedatangan Yesus, kita juga mempunyai tanggung jawab untuk peduli terhadap semua makhluk hidup.

  

Juga penting untuk mengingat mengapa Tuhan mengirim air bah : dosa, atau “meleset dari target” yang dilakukan manusia. Pada waktu itu manusia lupa berdasarkan gambar Diri siapa mereka dibentuk. Mereka memilih mencintai berhala, menghancurkan dunia, dan mendatangkan neraka ke dalam dunia dengan mengejar keinginan-keinginan mereka tanpa menghiraukan kebenaran.


Jika kita ingin menjadi bagian dari janji Tuhan, kita perlu setiap hari memilih mendatangkan sorga ke bumi dengan pikiran, perkataan dan tindakan kita. Kita harus memilih memperbaharui pikiran kita, bertindak dalam kasih, menawan pikiran negatif dan membiarkan Roh Kudus memandu pikiran kita. Semua ini membentuk bagaimana cara kita berinteraksi dengan dunia.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 4
  • 1 min read

4 Januari 2026


Kej. 8:1-10:32

Mat. 4:12-25

Mazmur 4:1-8

Amsal 1:20-23


Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.--- Kejadian 2:15


Untuk Direnungkan: Cara kita memperlakukan dunia sekeliling kita mencerminkan pandangan dunia yang tertanam dalam pikiran kita.

Jika apa yang kita katakan dan lakukan mencerminkan apa yang telah kita tanam ke dalam pikiran kita, cara kita “ memelihara” ciptaan mencerminkan bagaimana kita memandang wewenang kita sebagai manusia dan bagaimana kita memandang Pencipta kita. Tuhan menciptakan kita menjadi pengelola dunia: mengusahakan dan memelihara taman itu dan menggunakan kebebasan kita untuk bermanfaat bagi seluruh dunia dengan membuatnya menjadi tempat yang indah, penuh dengan kehidupan dan kasih.


Jika kita menyalahgunakan pemberiaan pelayanan, atau jika kita mengkonsumsi ciptaan daripada memeliharanya, kita membawa kematian dan kehancuran ke dalam dunia. Pikiran kita berkuasa, kita dapat mendatangkan sorga atau neraka ke dalam dunia. Kita harus mengambil tanggung jawab dengan pikiran yang kuat yang bersungguh-sungguh dan bertanya kepada diri sendiri setiap hari: Apakah aku mencerminkan kemuliaan Tuhan ke dunia? Apakah pikiran, perkataan dan tindakanku menjadi berkat kepada sekelilingku... atau malahan menjadi kutuk?


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Jan 3
  • 1 min read

3 Januari 2026

Kej. 5:1-7:24

Mat. 3:7-4:11

Mazmur 3:1-8

Amsal 1:10-19


Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. —Kejadian 2:3


Untuk Direnungkan: Otak kita membutuhkan waktu untuk beristirahat.

DMN (Default Mode Network) adalah jaringan utama (primer) yang kita aktifkan saat kita matikan sejenak fokus kita terhadap dunia luar yang bising dan mengalihkan pemikiran untuk fokus dan merencanakan sesuatu matang-matang. Mode bisa aktif pada tingkat yang lebih tinggi ketika seseorang sedang melamun, menimbang-nimbang atau membiarkan pikirannya berkelana secara teroganisir, mengeksplorasi segala hal melalui pemikiran yang tak terhitung dalamnya. Ini adalah fase pemikiran yang terarah dan terfokus ke dalam diri dan tertutup sejenak dari dunia luar. Ini adalah perhentian dari tuntutan aktif dari dunia luar, agar kita dapat fokus pada kuasa kreatif dan imajinatif yang luar biasa dalam pikiran kita.


Karena itu Sabat bukan hanya "mematikan" dalam pengertian modern, yang pada dasarnya memiliki manfaat pada kesehatan fisik dan mental; juga bukan hanya sekedar beristirahat pada hari Minggu. Ini adalah cara untuk memanfaatkan serta menemukan potensi besar dari pikiran manusia — potensi yang memiliki kekuatan untuk mendatangkan Sorga ke bumi dan mengubah dunia. Ini adalah waktu pemulihan dan pembaharuan, sebuah periode waktu saat semua pertempuran dimenangkan; jenis Sabat ini menertibkan dan menyeimbangkan kehidupan. Ini adalah istirahat yang sangat penting bagi kesehatan mental dan fisik kita.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
bottom of page