top of page
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 4, 2025
  • 1 min read

4 Desember 2025


Dan. 11:35-12:13

1 Yoh. 4:1-21

Mazmur 123:1-4

Amsal 29:2-4


Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan –perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib. --- 1 Petrus 2:9


Untuk Direnungkan: Ilmu pengetahuan mengkonfirmasi bahwa tidak ada seorang pun seperti Anda dengan persepsi yang unik, energi unik yang diberikan oleh Tuhan dan ekspresi unik dari kesadaran.

Anda adalah khusus. Walaupun terdengar bodoh, klise berlebihan, namun ini adalah benar. Anda adalah unik. Anda mempunyai cara tertentu untuk berpikir, merasakan dan memilih yang bertindak sebagai saringan melalui mana Anda mengalami realitas; ini merupakan aliran kesadaran Anda yang individu. Aliran ini membentuk pandangan dunia yang Anda bangun dalam pikiran Anda, yang juga membentuk pikiran di masa depan, perasaan, perkataan dan tingkah laku. Anda mencerminkan bagian unik dari gambaran Tuhan. Jika Anda bukan Anda, dunia tidak dapat mengalami dari keilaihan Tuhan yang penuh kasih.


Kita adalah anggota dari “umat terpilih, imamat rajani.” Anda “memberitakan

perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil Anda keluar dari

kegelapan kepada terangNya yang ajaib”. Namun, Anda harus memilih untuk

merangkul dan mencerminkan terang unik yang telah Ia tempatkan dalam diri Anda

dengan menjadi orang yang telah dipanggilNya.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 3, 2025
  • 2 min read

3 Desember 2025


Dan. 11:1-34

1 Yoh. 3:7-24

Mazmur 122:1-9

Amsal 29:1


Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah. - 1 Petrus 2:5


Untuk Direnungkan: Pemikiran yang mendalam untuk memahami sesuatu memungkinkan kita untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.

Agar memori dapat digunakan, maka membutuhkan banyak energi yang keluar ketika kita mencoba memahami informasi. Memori mendapat banyak "paket" energi (kuanta) ketika Anda berulang kali mengolah memori dengan cara yang berbeda setiap hari, maka akan menghasilkan perubahan neurokimia dan struktural yang diperlukan oleh otak untuk membuat memori ini menjadi pikiran yang dapat dipakai dan berguna. Oleh karena itu, memori yang berguna memiliki banyak energi, sehingga dapat diakses. Ketika memori menjadi dapat diakses, maka proses ini membantu menginformasikan keputusan berikutnya layaknya menginformasikan kunci jawaban pada soal ujian atau solusi untuk suatu masalah. Namun, jika Anda tidak membuat memori ini mudah diakses, maka tidak akan ada otomatisasi seperti yang disebutkan tadi dan tidak dapat membantu Anda. Untuk mengubah memori jangka panjang menjadi bagian dari pembelajaran hidup, Anda harus memilih cara bekerja keras untuk menginvestasikan waktu dalam kehidupan berpikir Anda.


Sayangnya, kebanyakan orang menyerah dalam minggu pertama latihan ini dan tidak melanjutkan. Akibatnya, mereka harus memulai dari awal lagi. Ini tidak hanya membosankan dan mengecewakan, tetapi juga menciptakan putaran umpan balik negatif. Pemulihan cepat dan trik memori adalah ilusi—jangan biarkan itu semua membodohi Anda. Kita adalah imamat Rajanj, ciptaan yang tinggi. Kita perlu berpikir, dan karenanya kita hidup sedemikian rupa dengan mencerminkan panggilan kita untuk melayani di dunia.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf

 
 
 
  • Writer: Gereja Kemuliaan Sion
    Gereja Kemuliaan Sion
  • Dec 2, 2025
  • 1 min read

2 Desember 2025


Dan. 9:1-10:21

1 Yoh. 2:18-3:6

Mazmur 121:1-8

Amsal 28:27-28


Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. - 1 Petrus 1:13


Untuk Direnungkan: Kita memiliki kekuatan untuk mendisiplinkan pikiran, karena hal itu mengendalikan ekspresi genetik kita, dengan memilih apa yang kita harapkan.

Sains dan Kitab Suci keduanya menunjukkan bahwa kita terhubung dengan harapan dan optimisme. Ketika kita bereaksi dengan berpikir negatif dan membuat pilihan negatif, berpengaruh pada kualitas pemikiran kita dan beakibat pada buruknya kualitas arsitektur otak kita. Ketika kita fokus pada apa yang salah atau apa yang kita khawatirkan, tubuh kita merespons pada ketakutan kita. Ketika kita fokus pada kehidupan dan kekuatan Tuhan di tengah masa-masa sulit, tubuh kita merespons harapan dan iman kita. Pilihan ada di tangan kita.


Disadur dari : Switch on Your Brain Every Day : 365 Readings for Peak Happiness, Thinking, and Health, oleh Dr. Caroline Leaf



 
 
 
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon
bottom of page